Sosialisasi Anti Perundungan dan Bullying serta Peringatan Hari Anak Nasional di MI Assaadatul Abadiyah
Sosialisasi Anti Perundungan dan Bullying serta Peringatan Hari Anak Nasional di MI Assaadatul Abadiyah
MI Assaadatul Abadiyah kembali mengadakan kegiatan edukatif dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan (bullying). Kegiatan sosialisasi anti perundungan dan bullying ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh para siswa serta warga sekolah. Untuk memberikan pemahaman yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, MI Assaadatul Abadiyah menghadirkan pemateri secara langsung dari Polsek Tanjung Duren Selatan, yaitu Bapak Nardi dan Bapak Bahroen.
Dalam penyampaiannya, para pemateri memberikan edukasi mengenai pengertian perundungan, berbagai bentuk bullying, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban maupun pelaku. Siswa juga diberikan pemahaman bahwa bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi dapat berupa ejekan, penghinaan, intimidasi, pengucilan, maupun tindakan lain yang dapat menyakiti perasaan dan merugikan orang lain.
Bapak Nardi dan Bapak Bahroen juga mengajak para siswa untuk berani mengatakan “tidak” terhadap bullying serta tidak ikut-ikutan melakukan perundungan. Para siswa diingatkan untuk saling menghargai, menjaga perasaan teman, membangun persahabatan yang positif, dan segera melapor kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya apabila melihat atau mengalami tindakan bullying.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin memahami bahwa setiap anak memiliki hak untuk belajar, bermain, tumbuh, dan berkembang dalam suasana yang aman serta penuh kasih sayang. Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Kepala sekolah dan seluruh guru MI Assaadatul Abadiyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polsek Tanjung Duren Selatan, khususnya Bapak Nardi dan Bapak Bahroen, yang telah berkenan hadir dan memberikan edukasi kepada para siswa.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat “Sekolah Ramah Anak, Stop Bullying!”, MI Assaadatul Abadiyah berkomitmen untuk terus membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, positif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
Selamat Hari Anak Nasional! Bersama kita wujudkan generasi hebat yang saling menghargai, peduli, dan berani melawan perundungan.

